Nyeri Pada Badan Apa Sebabnya ??? Dan Manfaat Poliklinik Nyeri 5/5 (3)

81 Likes Comment
nyeri dan penyebab

Banyak Orang Yang Jika Sudah Berumur Atau Kita Sebut Saja Tua Maka Akan banyak Keluhan Yang Timbul Salah Satunya Adalah Nyeri, Terutama Orang Yang Sudah pensiun Atau Kepala 5 Akan merasakan Banyak Nyeri Yang Di Rasakan Dan Skala Nyeri Pun Bervariasi.

Maka Pada Pembahasan Kali Ini Admin Jb Akan mencoba Menelisik Dan Membahas Dari Rujukan Berbagai Sumber Yang Kredibel Tentang Jenis Jenis Nyeri Dan Hal Yang Timbul Terkait Penyebab Nyeri Itu Sendiri Juga Beberapa Yang Akan Menjadi Opini Penulis Sendiri .

Apa Itu Skala Nyeri ?

Nyeri Ialah Suatu Rasa Yang Menimbulkan tidak nyaman yang umumnya disebabkan oleh rangsangan Organ Fisik Dalam yang kuat atau merusak. The International Association for the Study of Pain’s secara luas mendefinisikan nyeri sebagai “suatu sensori yang tidak menyenangkan dan pengalaman emosional yang berhubungan dengan kerusakan jaringan aktual atau potensial, Dan Dalam Hal Ini Akan Ada Beberapa Poliklinik Nyeri Yang Memiliki Ilmu Dalam Hal Penanganan Orang Orang Yang Mengidap Nyeri Dari Beberapa Bagian Tubuhnya.

Dan Skala Nyeri Adalah Suatu Bagian Nyeri Yang Masuk Dalam Definisi Ringan , Sedang Atau Berat

Apa Penyebab Nyeri ?

nyeri dan penyebab

Nyeri merupakan alasan yang paling umum untuk konsultasi dokter Terkait Hal Itu Poli Nyeri Di Bangun di sebagian besar negara-negara maju.Beberapa gejala utama pada banyak kondisi medis, dan dapat mengganggu Aktifitas Dan Rutinitas hidup dan kegiatan sehari-hari. Obat sakit sederhana berguna dalam 20% sampai 70% kasus.

Bisa Jadi Nyeri Yang Timbul Di Waktu Tua Adalah Akibat Dari Konsumsi Yang Selama Ini Rutin Di Lakukan Sejak Muda Atau Pola Makan Yang Kurang Sehat Terkait Dengan Banyaknya Bahan Kimia Di Akhir Zaman Saat Ini.

Dan Bisa Juga Terjadi Akibat Gaya Hidup Yang Kurang Sehat Di Sebabkan Lingkungan Ataupun Kegiatan Sehari hari Yang Berat Bagi Kondisi Tubuh Ke depanya, Sehingga Efek Jangka Panjang Terasa Saat Tua .

Namun Semua Itu Tidak Lepas Dari Yang Namanya Takdir Atau Ketentuan ALLAH Yang Sudah Di Kehendaki Oleh Sang Maha Kuasa, Terlepas Di Dunia Ini Adalah Darul Asbab (Ada Sebab Ada Akibat).

Menurut Dr. hermawan Suryadi Sp.S, nyeri dapat dirasakan sebagai nyeri tajam (seperti ditusuk atau disayat), nyeri tumpul (seperti ditekan atau diremas), nyeri seperti terbakar atau kecapaian, dan rasa tidak enak yang sulit dijelaskan (disestesia).

Nyeri bisa bersifat lokal (setempat), difus atau menjalar seperti disengat listrik. Banyak faktor penyebab nyeri. Penyebab pertama ialah peradangan (inflamasi). Ini disebut nyeri inflamasi atau nyeri nosiseptif.

Baca Juga >>  Sabun transparan adev natural | Manfaat & Cara Membuat

Nyeri ini terjadi bila ada kerusakan jaringan, misalnya pada sendi dan tulang yang mengalami cedera (sendi terkilir, patah tulang), radang rematik (osteoartritis, rheumatoid arthritis), infeksi (osteomyelitis) atau kanker (kanker tulang primer seperti osteosarkoma atau kanker metastasis dari organ lain seperti kanker prostat yang sering menyebar ke tulang belakang).

Otot dan tendo/ligamen juga sering terasa nyeri atau pegal. Misalnya terjadi kekakuan otot akibat duduk atau kerja terlalu lama, atau cedera sewaktu berolahraga atau bekerja (stretch & strain injury). Organ-organ dalam pun sering mengalami nyeri (nyeri visceral) seperti koliek ginjal, nyeri ulu hati akibat luka lambung atau usus duabelas jari.

Nyeri organ ini sering menjalar (nyeri rujukan atau reffered pain). Misalnya nyeri pada serangan jantung koroner dirasakan sebagai nyeri dada yang dapat menjalar ke bahu kiri atau leher seperti rasa tercekik, nyeri pada batu empedu dapat dirasakan sebagai nyeri perut kanan atas yang dapat menjalar ke punggung kanan.

Nyeri pada radang usus buntu (appendicitis) dapat dirasakan pada perut atas (ulu hati). Jenis kedua ialah nyeri yang disebabkan kerusakan primer pada susunan saraf (nyeri neuropatik). Bila kerusakannya pada susunan saraf tepi, disebut nyeri neuropatik perifer.

Kondisi ini sering disebabkan oleh cedera, penyakit diabetes, tumor, infeksi, kurang gizi, otoimun, degenerasi discus tulang belakang, intoksikasi alkohol, obat-obatan seperti obat antituberkulosis. Bila kerusakan terjadi pada susunan saraf pusat disebut nyeri neuropatik sentral.

Ini biasanya disebabkan oleh gangguan peredaran darah (stroke), infeksi, tumor, atau cedera. Nyeri neuropatik cenderung menahun (lebih dari 3 bulan). Sifat nyeri bisa timbul spontan, tanpa rangsangan seperti rasa terbakar, kecapaian, rasa dingin, rasa ditusuk-tusuk, kesemutan, atau tersengat listrik. Nyeri dapat terus-menerus atau hilang timbul.

Sebagai contoh, nyeri pada neuropatik diabetika, nyeri pasca herpetic dan nyeri saraf trigeminus (trigeminal neuralgia). Ada pula nyeri neuropatik yang timbul dengan rangsangan, tetapi dirasakan berlebihan atau tidak wajar. Misalnya rasa rabaan di pipi atau menggosok gigi pada neuralgia trigeminal sudah menimbulkan nyeri. Ini disebut Atodinia.

Sementara hiperalgesia dirasakan sebagai nyeri hebat dengan rangsangan nyeri yang ringan. Adapun nyeri tanpa kerusakan jaringan disebabkan oleh faktor kejiwaan (nyeri psikogenik), misalnya akibat gangguan cemas dan depresi. Namun, apa pun jenis dan penyebabnya, nyeri harus segera diatasi dengan adekuat melalui pendekatan multi dimensional atau holistik.

Kelebihan Nyeri

Dengan Adanya Nyeri Yang Timbul maka Kita Akan Mengetahui Harus Bagaimana Menyikapinya, Justru Dengan Adanya Nyeri Di Beberapa Bagian tubuh Kita Maka Hikmahnya :

Sadar Bahwa Setiap Organ Memiliki Limit Atau batas waktu, Sebagaimana Setiap Orang Akan Merasakan Mati. Karena Hidup Ini Tidak Selamanya Sehat Terus Sehingga Kita Bisa Mengingat Akan Kematian Sehingga Mulai Lebih Mendekat Kepada Sang Pencipta.

Baca Juga >>  Toko Alat Kesehatan Terdekat Di Jawa Barat

Bisa Lebih Menjaga Makan Dan minum Terkait Penyebab Nyeri Yang Di Derita

Kekurangan Nyeri

Namun Dari Setiap Kelebihan Di Atas Kekurangan Kekuranganya Tentu Juga Ada Yaitu :

  • Kebiasaan Atau rutinitas Sehari Hari Menjadi terganggu Atau Menurun
  • Tidur tak Nyenyak
  • Sering Mengeluh Walaupun Kadang Dalam batin
  • Produktifitas Menurun
  • Mengeluarkan Biaya Berobat
  • Sering Periksa terkait Keluhan Nyeri

Jenis Jenis Nyeri

Dari Skala Nyeri Inilah Kita Bisa Mengetahui Jenis Jenisnya Terkait Apa Yang Sedang Di Derita Pasien Yang Sedang Mengalami Nyeri, Berikut :

  • Menurut jenisnya: nyeri nosiseptik, nyeri neurogenik, dan nyeri psikogenik
  • Menurut timbulnya nyeri: nyeri akut dan nyeri kronik
  • Menurut penyebabnya: nyeri onkologik dan nyeri non-onkologik
  • Menurut derajat nyerinya: nyeri ringan, sedang, dan berat

Berbagai Metode dipakai untuk mengukur Skala nyeri, cara yang sederhana dengan menentukan derajat nyeri secara kualitatif sebagai berikut:

1.Nyeri ringan adalah nyeri yang hilang timbul, terutama sewaktu melakukan aktivitas sehari-hari dan hilang pada waktu tidur

2.Nyeri sedang adalah nyeri terus menerus, aktivitas terganggu, yang hanya hilang apabila penderita tidur

3.Nyeri berat adalah nyeri yang berlangsungterus menerus sepanjang hari, penderita tak dapat tidur atau sering terjaga oleh gangguan nyeri sewaktu tidur.

Manfaat Poliklinik Nyeri

 

KESIMPULAN

Nyeri adalah bentuk pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan adanya kerusakan jaringan atau cenderung akan terjadi kerusakan jaringan atau suatu keadaan yang menunjukkan kerusakan jaringan.

Penilaian nyeri merupakan hal yang penting untuk mengetahui intensitas dan menentukan terapi yang efektif. Intensitas nyeri sebaiknya harus dinilai sedini mungkin dan sangat diperlukan komunikasi yang baik dengan pasien.

Derajat nyeri dapat dibagi secara sederhana menjadi ringan, sedang, berat. Nyeri dapat digolongkan dalam berbagai cara, yaitumenurut jenisnya, menurut timbulnya nyeri, menurut penyebabnya, menurut derajat nyerinya. Ada beberapa cara untuk membantu mengetahuiakibat nyeri menggunakan skala assessment nyeri unidimensional (tunggal) atau multidimensi.

Skala assessment nyeri unidimensional ini meliputi :

Visual Analog Scale (VAS), Verbal Rating Scale(VRS), Numeric Rating Scale(NRS), Wong Baker Pain Rating Scale. Skalamultidimensional ini meliputi McGill Pain Questionnaire(MPQ), The Brief Pain Inventory (BPI), Memorial Pain Assessment Card, Catatan hariannyeri(Pain diary).

source :

https://id.wikipedia.org/wiki/Nyeri

https://www.liputan6.com/health/read/2104160/nyeri-bisa-terjadi-akibat-apa-saja

https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelitian_1_dir/0a3e5b2c21e3b90b485f882c78755367.pdf

 

You might like