Nasi Goreng Jawa, Cita Rasa Khas dalam Bumbu Tradisional 5/5 (1)

42 Likes Comment
nasi goreng jawa

Siapa tidak kenal nasi goreng? Makanan ini merupakan salah satu makanan paling populer seantero Indonesia. Terdapat banyak sekali ragam variasi nasi goreng dengan ciri khasnya masing-masing. Salah satu varian yang cukup terkenal adalah nasi goreng Jawa. Olahan nasi goreng yang satu ini mempunyai rasa yang cukup tajam karena pengaruh bumbu-bumbunya.

nasi goreng jawa

Ciri Khas

Secara umum, nasi goreng jenis ini kurang lebih sama dengan nasi goreng biasa. Hanya saja, ada bahan-bahan khas yang membedakannya dengan yang lain. Adanya rempah seperti kemiri dan terasi adalah ciri yang paling menonjol dalam memberi perbedaan rasa.

Selain itu, bumbu halus yang digunakan biasanya mengandung cabai, baik cabai merah besar maupun cabai rawit. Karenanya, warna nasi goreng jawa cenderung merah kecoklatan alami.

Bumbu dihaluskan dengan cara diulek menggunakan cobek. Banyak yang percaya bahwa bumbu yang diulek rasanya lebih sedap daripada menggunakan blender. Ini juga bisa memberikan sensasi yang lebih tradisional.

Nasi goreng ini masih memiliki berbagai varian lagi yang berbeda tiap daerah di Jawa. Misalnya nasi goreng Jateng dan nasi goreng Surabaya. Ada juga nasi goreng kampung dari Yogyakarta, serta nasi goreng babat yang berasal dari Semarang.

Cara Pembuatan

Hasil akhir nasi goreng ini bisa dikreasikan sesuai keinginan pembuatnya. Namun, agar dapat disebut nasi goreng Jawa, bahan-bahan dasarnya sebaiknya jangan terlalu dimodifikasi. Nah berikut bahan serta cara membuatnya untuk ukuran satu porsi.

Bahan Utama 

1 piring nasi putih (dinginkan agar tidak lembek saat digoreng; atau gunakan saja nasi pera)

1 butir telur, kocok

Minyak goreng secukupnya

Kecap secukupnya

Garam secukupnya

Gula secukupnya

Bahan opsional seperti suwiran ayam goreng serta irisan tipis kol, sawi, dan daun bawang.

Bahan untuk Bumbu Halus

2 butir bawang merah

2 siung bawang putih

1 buah cabai merah

3 buah cabai rawit (bisa ditambah lebih banyak jika suka pedas)

½ biji terasi instan, bakar

2 buah kemiri, sangrai

1 sdt ebi, sangrai

Cara Membuat

  1. Campurkan semua bumbu dan haluskan. Bisa dipotong-potong menjadi bagian yang kecil-kecil terlebih dulu jika sulit diulek.
  2. Nyalakan kompor, tuang minyak secukupnya ke wajan, panaskan.
  3. Jika sudah panas, tumis bumbu hingga harum dan matang. Sisihkan ke sisi wajan yang tidak ada minyaknya.
  4. Masukkan telur yang sudah dikocok ke dalam minyak, aduk cepat hingga menjadi telur orak-arik. Kemudian campurkan dengan tumisan bumbu tadi.
  5. Masukkan nasi, aduk hingga merata dengan bumbu dan telur. Periksa kondisi api. Sebaiknya gunakan api kecil untuk mencegah nasi gosong.
  6. Masukkan gula, garam, dan kecap. Terus aduk hingga merata.
  7. Tambahkan suwiran ayam goreng, kol, sawi, dan daun bawang jika digunakan, lalu aduk kembali. Cek rasanya, jika sudah pas bisa langsung diangkat dan disajikan.

Cara Penyajian

Penyajian nasi goreng ini bisa dilengkapi dengan berbagai bahan pelengkap. Emping, kerupuk, dan timun adalah contoh pelengkap yang paling sering ditambahkan. Boleh juga menambahkan telur ceplok atau dadar meskipun nasinya sudah mengandung telur. Jangan lupa dengan sate usus yang juga bisa menambah rasa sedap nasi goreng.

Sajian ini cocok untuk menu makan keluarga, baik pada saat sarapan mau pun makan malam. Rasanya yang nikmat dan pembuatannya yang praktis, pasti membuat ketagihan dan selalu jadi makanan incaran. Cara penyajian yang dihias sedemikian rupa juga dapat menambah selera bagi anak-anak.

Itu dia tadi penjelasan tentang ciri khas dan cara pembuatan nasi goreng Jawa. Perpaduan bawang, cabai, dan kemiri memberikan cita rasa tersendiri bagi nasi goreng ini. Segera siapkan bahan dan sajikan masakan terbaik bagi keluarga.

 

You might like